BNews : BNews : The 5th Wave. BNews : The 5th Wave. BNews : The 5th Wave. BNews : The 5th Wave. BNews : The 5th Wave.

Wednesday, December 21, 2011

Polifenol


Polifenol adalah kelompok zat kimia yang ditemukan pada tumbuhan. Zat ini memiliki tanda khas yakni memiliki banyak gugus fenol dalam molekulnya. Polifenol berperan dalam memberi warna pada suatu tumbuhan seperti warna daun saat musim gugur.


Pada beberapa penelitian disebutkan bahwa kelompok polifenol memiliki peran sebagai antioksidan yang baik untuk kesehatan. Antioksidan polifenol dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah dan kanker. [1]. Terdapat penelitian yang menyimpulkan polifenol dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer.[2]

Polifenol dapat ditemukan pada kacang-kacangan, teh hijau, teh putih, anggur merah, anggur putih, minyak zaitun dan turunannya, cokelat hitam, dan delima.

Kadar polifenol yang lebih tinggi dapat ditemukan pada kulit buah seperti pada anggur, apel, dan jeruk.

suber: www.wikipedia.org

Saporin


Saponin
Saponin adalah suatu glikosida yang mungkin ada pada
banyak macam tanaman. Saponin ada pada seluruh tanaman
dengan konsentrasi tinggi pada bagian-bagian tertentu, dan
dipengaruhi oleh varietas tanaman dan tahap pertumbuhan.
Fungsi dalam tumbuh-tumbuhan tidak diketahui, mungkin
sebagai bentuk penyimpanan karbohidrat, atau merupakan
waste product dari metabolisme tumbuh-tumbuhan. Ke-
mungkinan lain adalah sebagai pelindung terhadap serangan
serangga.


Sifat-sifat Saponin adalah:
1)
Mempunyai rasa pahit
2)
Dalam larutan air membentuk busa yang stabil
3)
Menghemolisa eritrosit
4)
Merupakan racun kuat untuk ikan dan amfibi
5)
Membentuk persenyawaan dengan kolesterol dan hidrok-
sisteroid lainnya
6)
Sulit untuk dimurnikan dan diidentifikasi
7)
Berat molekul relatif tinggi, dan analisis hanya menghasil-
kan formula empiris yang mendekati.

Toksisitasnya mungkin karena dapat merendahkan tegangan
permukaan (surface tension). Dengan hidrolisa lengkap akan
dihasilkan sapogenin (aglikon) dan karbohidrat (hexose,
pentose dan saccharic acid).

Berdasarkan atas sifat kimiawinya, saponin dapat dibagi
dalam dua kelompok:
1)
Steroids dengan 27 C atom.
2)
Triterpenoids, dengan 30 C atom.
Macam-macam saponin berbeda sekali komposisi kimiawi-
nya, yaitu berbeda pada aglikon (sapogenin) dan juga karbo-
hidratnya, sehingga tumbuh-tumbuhan tertentu dapat mem-
punyai macam-macam saponin yang berlainan, seperti:

Quillage saponin : campuran dari 3 atau 4 saponin

Alfalfa saponin : campuran dari paling sedikit 5 saponin

Soy bean saponin : terdiri dari 5 fraksi yang berbeda dalam sapogenin, atau karbohidratnya,
atau dalam kedua-duanya.
Kematian pada ikan, mungkin disebabkan oleh gangguan
pernafasan. Ikan yang mati karena racun saponin, tidak
toksik untuk manusia bila dimakan. Tidak toksiknya untuk
manusia dapat diketahui dari minuman seperti bir yang busanya
disebabkan oleh saponin.




sumber: www.kalbe.co.id






Alkaloid


Alkaloid adalah senyawa organik yang terdapat di alam bersifat basa atau alkali dan sifat basa ini disebabkan karena adanya atom N (Nitrogen) dalam molekul senyawa tersebut dalam struktur lingkar heterosiklik atau aromatis, dan dalam dosis kecil dapat memberikan efek farmakologis pada manusia dan hewan. Selain itu ada beberapa pengecualian, dimana termasuk golongan alkaloid tapi atom N (Nitrogen)nya terdapat di dalam rantai lurus atau alifatis.

Pada zaman dahulu, sumber utama alkaloid hanya terdapat pada tanaman berbunga saja (Angiospermae) tapi dalam dasawarsa terakhir ini, alkaloid juga ditemukan pada binatang baik yang terdapat di darat maupun di laut, pada serangga, tanaman rendah lainnya. bahkan mikroorganisme.
Agar lebih dipahami, alkaloid di bagi menjadi beberapa kelompok menurut atom Nitrogennya. Yaitu; Alkaloid sebenarnya, protoalkaloid dan pseudoalkaloid. Dan berdasarkan intinya penyusunnya (basa organiknya) diklasifikasikan menjadi 12 kelompok yaitu; Benzena, Piridina, Piperidina, Kuinolina, Isokuinolina, Fenantren, Pirolidina Siklo pentano perhidro fenantren, Imidazol, Indol, Purin dan Tropan. Bervariasinya skema untuk klasifikasi alkaloid didasarkan pada konstitusinya, telah disarankan dalam hal ini tata nama untuk alkaloid. Karena luasnya variasi kelompok alkaloid, akan tetapi tidak satu pun yang sangat memuaskan.

Flavonoid

Flavonoid adalah senyawa yang terdiri dari dari 15 atom karbon yang umumnya tersebar di dunia tumbuhan.Lebih dari 2000 flavonoid yang berasal dari tumbuhan telah diidentifikasi, namun ada tiga kelompok yang umum dipelajari, yaitu antosianin, flavonol, dan flavon.Antosianin (dari bahasa Yunani anthos , bunga dan kyanos, biru-tua) adalah pigmen berwarna yang umumnya terdapat di bunga berwarna merah, ungu, dan biru .Pigmen ini juga terdapat di berbagai bagian tumbuhan lain misalnya, buah tertentu, batang, daun dan bahkan akar. Flavnoid sering terdapat di sel epidermis.Sebagian besar flavonoid terhimpn di vakuola sel tumbuhan walaupun tempat sintesisnya ada di luar vakuola.


Fungsi

Antosianin dan flavonoid lainnya menarik perhatian banyak ahli genetika karena ada kemungkinan untuk menghubungkan berbagai perbedaan morfologi di antara spesies yang berkerabat dekat dalam satu genus misalnya dengan jenis flavonoid yang dikandungnya.[2] Flavonoid yang terdapat di spesies yang berkerabat dalam satu genus memberikan informasi bagi ahli taksonomi untuk megelompokkan dan menentukan garis evolusi tumbuhan itu.[2]

Cahaya khususnya panjang gelombang biru meningkatkan pembentukan flavonoid dan flavonoid meningkatkan resistensi tanaman terhadap radiasi UV.[2]

Quercetin dan myricetin, merupakan jenis flavonoid yang melindungi sel Caco-2 yang terdapat pada saluran pencernaan dari oksidasi rantai ganda DNA dan bersifat antioksidan yang melindungi kolonosit dari stress oksidatif.[3]




Sumber: www.wikipedia.org

Sunday, December 11, 2011

Garam di Laut



Garam di laut sangat berbeda dengan garam di atas meja Anda. Garam di laut sebenarnya merupakan larutan yang sangat kompleks dan mengandung lebih dari lima puluh garam mineral alami. Dalam air laut, kandungan sodium klorida (garam dapur) yang paling melimpah, sedangkan mineral lainnya dalam konsentrasi rendah antara lain garam kalsium (kalsium karbonat, magnesium sulfat, dan magnesium bromida). Tambahan lagi
ada sedimen terlarut dan batu-batuan dari dasar laut, materi dari sisa-sisa mahluk hidup yang mati dan air. Garam terlarut dibawa ke laut dari sungai dan aliran air, hampir 4 miliar ton per tahun.

Para ilmuwan berpkikir bahwa total jumlah garam di semua laut mungkin hampir 50 juta milyar ton. Konsentrasi garam pada kebanyakan air laut adalah tiga puluh lima per mil, yang berarti bahwa 3.5% berat air laut berasal dari garam terlarut.